Politik & Pemerintahan

Farid Al Farisi Pimpin PPP Jombang, Gandeng Darah Muda di Struktur Baru

JOMBANG, KabarJombang.com – Farid Al Farisi resmi menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jombang untuk masa bakti 2026–2031. Kepastian ini menyusul diterbitkannya Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

​SK yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono pada 29 Mei 2026 tersebut mempercayakan posisi ketua kepada Farid Al Farisi, didampingi Muhammad Ishomuddin Haidar sebagai sekretaris.

Legalitas ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian proses pasca Musyawarah Cabang (Muscab) X PPP Jombang, sekaligus menjadi lampu hijau bagi pengurus baru untuk tancap gas melakukan konsolidasi.

​Menariknya, komposisi kepengurusan PPP Jombang kali ini didominasi oleh kalangan muda. Langkah strategis ini diharapkan mampu membawa penyegaran organisasi dan memperkuat kedekatan partai dengan generasi muda serta pemilih pemula dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

​Langkah baru PPP Jombang ini mendapat respons positif dari internal partai. Ketua Majelis Dewan Pertimbangan DPC PPP Jombang, KH Shilahuddin As’ary, menyambut baik terbitnya SK tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat soliditas internal.

​”Alhamdulillah, SK DPC PPP Jombang akhirnya telah resmi diterbitkan sesuai hasil keputusan rapat Tim Formatur Muscab PPP ke-X. Ini menjadi langkah awal yang baik untuk membangun kembali kekuatan partai,” ujar pria yang akrab disapa Gus Adi, pada Kamis (11/6/2026).

​Mantan anggota DPRD Jawa Timur periode 2019–2024 itu mengakui bahwa tantangan politik ke depan tidaklah ringan. Namun, ia melihat kehadiran darah muda di jajaran struktural, seperti posisi sekretaris dan bendahara yang kini diisi oleh anggota DPRD Jombang aktif, menjadi modal dan energi besar untuk memperluas basis dukungan.

​”Kami optimistis karena banyak kader muda yang kini mendapatkan amanah di kepengurusan. Ada Mas Haidar sebagai sekretaris dan Mas Aflah sebagai bendahara. Keduanya juga saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Jombang,” katanya.

​Menurut Gus Adi, kebangkitan PPP di Jombang tidak bisa lagi menggunakan pendekatan lama. Partai besutan lambang ka’bah ini memerlukan inovasi, kerja kolektif, serta keterlibatan aktif dalam menyerap aspirasi hingga ke tingkat akar rumput.

​Untuk itu, struktur baru sengaja dirancang dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan kader potensial. Pola pembinaan organisasi pun akan digerakkan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, Pengurus Anak Cabang (PAC), hingga ranting di tingkat desa agar mesin partai bergerak lebih efektif.

​”Kepengurusan ini melibatkan banyak unsur yang siap bergerak bersama. Harapan kami, PPP dapat kembali meraih kejayaan dan memperoleh kepercayaan masyarakat seperti pada masa-masa terbaiknya,” ungkap Gus Adi.

​Sebagai langkah awal di bawah kepemimpinan baru, DPC PPP Jombang telah merancang agenda konsolidasi total dalam beberapa bulan ke depan yang akan menyatukan seluruh elemen partai, simpatisan, hingga para tokoh agama.

​”Insyaallah dalam enam bulan ke depan kami akan menggelar agenda taaruf dan konsolidasi total bersama seluruh kader mulai tingkat PAC hingga ranting. Kegiatan ini juga akan melibatkan para kiai dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan soliditas partai,” pungkas Gus Adi.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar