Politik & Pemerintahan

Car Free Night Jombang Jadi Ruang Aman Warga di Malam Tahun Baru 2026

JOMBANG, KabarJombang.com – Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kabupaten Jombang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan melalui kegiatan Car Free Night (CFN) yang digelar Rabu malam (31/12/2025). Ribuan warga memadati kawasan sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim hingga sekitar Alun-Alun Jombang, yang disulap menjadi ruang publik ramah pejalan kaki tanpa kendaraan bermotor.

Tanpa hiruk-pikuk lalu lintas, kawasan CFN berubah menjadi ruang interaksi warga. Masyarakat tampak berjalan santai bersama keluarga, menikmati suasana malam sambil menyambangi deretan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tertata rapi di sepanjang jalur kegiatan.

Produk kuliner, minuman, hingga aneka hasil usaha lokal menjadi magnet utama dan diserbu pengunjung hingga menjelang pergantian tahun. Pemerintah daerah pun menunjukkan keberpihakan nyata kepada pelaku UMKM dengan membebaskan biaya sewa lapak, sehingga pedagang dapat berjualan secara gratis selama kegiatan berlangsung.

Salah satu pengunjung, Rifki, mengaku nyaman dengan konsep perayaan malam tahun baru tahun ini. Menurutnya, CFN menghadirkan suasana yang lebih tenang karena tidak diwarnai konser besar maupun pesta kembang api.

“Lebih nyaman dan tertib. Tidak terlalu bising, jadi enak untuk jalan santai bersama keluarga. Banyak UMKM juga, sekalian bisa kulineran,” ujarnya.

Ia menilai, keputusan pemerintah tidak menggelar pesta kembang api dan hiburan berskala besar justru memberi rasa aman, terutama bagi anak-anak, sekaligus menjadi bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah.

“Lebih tenang dan tidak berdesakan. Kita benar-benar bisa menikmati malam tahun baru. Ini juga bentuk empati untuk saudara-saudara kita yang sedang berduka akibat bencana, khususnya di Sumatera dan Aceh,” tambahnya.

Penyelenggaraan Car Free Night Jombang tahun ini memang mengedepankan aspek keselamatan, ketertiban, dan kemanusiaan. Sejumlah ketentuan diberlakukan, mulai dari larangan pesta kembang api, konser, hingga pertunjukan musik berskala besar. Hiburan dibatasi pada pertunjukan akustik ringan guna meminimalkan potensi kerumunan.

Area Alun-Alun Jombang dijaga tetap steril, sementara pedagang kaki lima diarahkan berjualan di sentra PKL dan kawasan CFN. Di depan RSUD Jombang, pengaturan lalu lintas dibuat lebih longgar untuk memastikan akses ambulans serta layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap berjalan tanpa hambatan.

Rekayasa lalu lintas juga diterapkan di sejumlah titik strategis. Kendaraan dari arah Surabaya dialihkan di Simpang Empat Undar menuju Jalan Gatot Subroto. Arus lalu lintas di Jalan Siliwangi, Jalan Wisnu Wardana, dan Jalan Adityawarman diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional.

Sementara itu, kendaraan dari arah selatan dialihkan melalui Simpang Empat Mojosongo menuju Jalan Moh Yamin dan keluar di Simpang Empat Sengon menuju Jalan Basuki Rahmat. Kendaraan dari arah Madiun dan Kediri diarahkan melintasi Jalan AR Saleh, Jalan Brigjen Kretarto, dan Jalan Mastrip menuju Jalan Soekarno-Hatta.

Dengan konsep sederhana namun terkelola dengan baik, Car Free Night Jombang menjadi contoh perayaan malam tahun baru yang aman, nyaman, ramah keluarga, serta berpihak pada ekonomi kerakyatan dan nilai empati sosial.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman