Polisi Periksa 6 Saksi, Aksi Pemerkosaan di Mojowangi Sempat Kepergok Rekan Sesama Kuli

Banyak warga menonton di lokasi kejadian pemerkosaan dan pembunuhan di Desa Mojowangi, Mojowarno. (Foto: Istimewa).
  • Whatsapp

MOJOWARNO, KarJombang.com – Polisi memastikan SR (35) yang mayatnya ditemukan dalam kondisi telanjang bulat di semak-semak belakang sebuah gudang di Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Sedangkan pelaku diduga merupakan seorang kuli bangunan asal Kabupaten Pasuruan yang selama ini bekerja di sebuah proyek bangunan, tak jauh dari minimarket di desa setempat, lokasi ditemukannya mayat korban.

Baca Juga

Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas menjelaskan, pasca kejadian, terduga pelaku itu langsung kabur. Namun, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, saat kejadian, ulah terduga pelaku itu sempat dipergoki oleh beberapa orang rekan sesama kuli.

Hanya saja, mereka tak berupaya menolong korban dan langsung pergi setelah diumpat dengan kalimat kasar oleh terduga pelaku. Selain dari warga, para kuli bangunan itu kini tengah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Jadi saat kejadian sebenarnya sempat ketahuan enam orang teman terduga pelaku sesama kuli, yang satu kerjaan. Mereka dengar teriakan perempuan di belakang gudang lalu dicari sumber suara itu. Tahu kalau ada terduga pelaku dan korban, tapi mereka diusir ‘Ngaliho C**k’! , lalu mereka pergi,” terang Yogas, Minggu (17/5/2020).

Yogas menambahkan, kejadian itu baru diketahui warga sekitar dini hari tadi. Saat jam santap sahur, mereka sempat mendengar suara perempuan berteriak-teriak. Namun, SR sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

“Warga sempat mendengar teriakan korban sekitar jam 03.00 WIB, dan menemukan mayat korban dengan kondisi telanjang penuh luka,” tandasnya.

Sementara, setelah mendapat laporan, polisi segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sedangkan terduga pelaku, saat ini masih dalam pengejaran.

“Ini masih kami kembangkan, mayat korban kami evakuasi ke RSUD Jombang untuk kepentingan visum, identitas terduga pelaku sudah kami kantongi, sedang kami lakukan pengejaran,” pungkasnya.

INSTAGRAM

Berita Terkait