Perburuan Tikus di Kesamben, Seekor Dihargai Rp. 1.000

Seorang warga menunjukkan dua bangkai tikus hasil penggeropyokan.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Tikus benar-benar dianggap mewabah di sebagian wilayah Kabupaten Jombang. Selain penggeropyokan secara massal, petani juga mengadakan semacam sayembara. Siapa saja yang menangkap tikus di sawah, akan diberi imbalan per ekor seribu rupiah.

Petani di Dusun Menjangan Kuning Desa Pojok Kulon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang yang menyanyembarakan itu.

Baca Juga

Imbalan yang diberikan berasal dari kelompok tani di desa setempat yang telah mengumpulkan uang patungan sebesar Rp 200 ribu per hektarnya.

Sekretaris Kelompok Tani Dusun Menjangan Kuning, Dendi Seger Muzaki mengatakan, upaya ini sengaja dilakukan sebab serangan hama tikus ini sudah sangat sulit dikendalikan.

Sejak satu bulan terakhir, petani di desanya terus beramai-ramai membasmi hama tikus itu dengan cara manual alias gropyokan.

Selain menggunakan pentungan, petani juga memakai senapan angin untuk menangkap dan melumpuhkan tikus-tikus tersebut.

Alhasil, tak sedikit dari petani yang berhasil menangkap hama pengerat ini. Bahkan kata Dendi, ada satu orang yang bisa mendapatkan tangkapan hingga 300 ekor dalam sehari.

“Kami patungan Rp 20 ribu per seratus ekor. Di desa kami terkumpul hingga Rp 20 juta. Kadang uang itu habis dalam 10 hari, karena kadang sehari kami keluarkan uang Rp 2 juta untuk biaya gropyokan ini. Bayangkan berapa ekor kalau satu ekornya senilai seribu rupiah. Ada ribuan,” kata Dendi Seger.

Dendi menjelaskan, tikus tersebut menyerang pembenihan padi atau tanaman padi yang baru saja ditanam di desa tersebut. Akibatnya, benih atau tanaman padi itu rusak.

Sejauh ini, dia dan para petani lainya sudah berupaya membasmi serangan hama tikus ini dengan memberi racun. Hanya saja, cara ini tak cukup efektif malah tikus semakin merajalela.

“Harapan kami Pemkab Jombang turut bantu petani untuk mengatasi serangan hama tikus ini, kalau tidak jelas kami akan gagal panen tahun ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga di dua Desa yakni Desa Sentul Kecamatan Tembelang dan Kedungpapar Kecamatan Sumobito juga melakukan pembasmian hama tikus beramai-ramai di sawah setempat.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait