Pelantikan Sekdes Turipinggir Jombang Diduga Sarat Kejanggalan

Prosesi pelantikan Sekdes Turipinggir Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, Kamis (14/1/2021). KabarJombang.com/Diana Kusuma N/
Prosesi pelantikan Sekdes Turipinggir Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, Kamis (14/1/2021). KabarJombang.com/Diana Kusuma N/
  • Whatsapp

MEGALUH, KabarJombang.com – Pelantikan Sekretaris Desa (Sekdes) Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang pada Kamis (14/1/2021) diduga ada kejanggalan.

Sumber KabarJombang berinisial IN mengatakan, sekretaris desa yang secara resmi telah dilantik tersebut disinyalir sarat kepentingan serta adanya ‘permainan’. Karena ada penunjukan langsung dari pihak desa tanpa proses penjaringan calon.

Baca Juga

Sekretaris desa Turipinggir yang lama meninggal satu bulan lalu dan saat ini posisinya ditempati Kaur Kesra yang ditunjuk Kepala Desa secara langsung.

“Saya menduganya ada permainan dari pihak desa (Kepala Desa),” jelasnya kepada KabarJombang.com, Rabu (13/1/2021) malam.

Ia mengungkapkan sebelum pelantikan Sekdes Turipinggir yang baru, pemerintah desa membuka penjaringan calon perangkat desa untuk mengisi kekosongan jabatan sekdes setempat.

“Kemarin bilangnya dari pihak desa ada pembukaan pendaftaran Sekdes. Dibuka kurang lebih satu bulan lalu tapi tangalnya lupa, ternyata dalam perjalanan banyak yang daftar. Informasi yang masuk sudah ada yang daftar 11 orang,” tandas IN.

Pelantikan Sekdes baru yang terkesan ‘mendadak’ ini dinilai IN diduga sarat kejanggalan.

“Kenapa tidak dari awal saja pihak desa mengumumkan bahwa Sekdes akan diisi dari perangkat lainnya atau mutasi,” tegas dia.

Sementara Kepala Desa Turipinggir, Gunasir Wibowo menuturkan jika pelantikan Sekdes merupakan mutasi jabatan untuk mengisi kekosongan.

“Kegiatan hari ini mutasi jabatan untuk kekosongan Sekdes. Belum ada pendaftaran (perangkat desa) karena panitia juga belum dibentuk,” ungkapnya usai pelantikan.

Gunasir menambahkan jika pihak desa Turipinggir belum membuka pendaftaran untuk mengisi kekosongan jabatan sekdes.

“Tentang adanya pendaftaran itu tidak benar karena disini belum membuka lowongan dan panitia belum terbentuk,” pungkasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait