Pelajaran Berharga Nobar ‘Jejak Dua Ulama’ di Unipdu: Pentingnya Menghargai Perbedaan

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
  • Whatsapp

PETERONGAN, KabarJombang.com – Kesan mendalaam soal pentingnya perbedaan dirasakan peserta Nobar (Nonton Bareng) Film ‘Jejak Dua Ulama’ di Kampus Unipdu (Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum) Peterongan, Kabupaten Jombang, Minggu (23/2/2020) malam.

M. Hadziq Azizi, yang malam itu hadir sejak awal, mengatakan, banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari film besutan sutradara Sigit Ariansyah itu.

Baca Juga

“Soal Perbedaan. Jadi perbedaan itu sebenarnya bisa jadi media untuk memajukan sebuah Bangsa,” ucapnya Pada KabarJombang.com, Minggu (23/2/2020) malam.

Di sela-sela Nobar yang digelar mulai pukul 20.00 – 23.30 WIB itu Azizi mengatakan, terlebih di zaman modern saat ini, para pemuda maupun Mahasiswa dihadapkan dengan perkembangan tekhnologi serta keilmuan yang mudah di dapatkan dari berbagai sisi.

Hal itu, jika tidak disaring, bisa jadi akan menjadi bom waktu yang kapan saja bisa meledak. “Yah buat mahasiswa seperti saya ini bagus banget sih. Sisi keilmuan terutama memunculkan dua sudut pandang dari dua Kyai, tentang bagaimana kita menghargai sebuah perbedaan untuk kemajuan,” ungkapnya.

Ia memberikan contoh seperti, menghargai pendapat orang lain, menghormati ilmu yang diberikan oleh orang lain, kemudian mengedepankan etika dan akhlak di manapun berada.

“Sama seperti rajin kuliah, juga aktif organisasi dan juga rajin ibadah,” jelasnya, usai menonton film yang digelar aktifis kampus PMII Rayon Fakultas Agama Islam Unipdu Jombang itu.

Senada seperti yang dikatakan Haziq, penonton lain Muhammad Fadyl, menyebtu film Jejak dua ulama ini, mengajarkan pada setiap orang untuk menerima perbedaan.

“Saya suka filmnya, dua sisi pemikiran kiai dinsatukan dalam saty film, disitu ya kita bisa liat bagaimana ada perbedaan pola pikir dan tujuan, tapi tetap satu frame¬†untuk kemajuan Bangsa,” katanya, di lokasi Nobar, Auditorium Unipdu Jombang.

Mahasiswa semester tiga asal Bekasi ini juga menuturkan, banyak hal baik yang dapat diambil intisarinya dari film ini, salah satunya pantang menyerah untuk sebuah pembaruan.

“Kalau saya ambil intinya yang lain, kita tdiak boleh gampang putus asa, memperjuangkan apa yang sudah kita bangun dan menyelesaikam apa yang sudah kita mulai,” bebernya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait