by

Nyalip dari Kiri dan Jatuh, Cewek asal Gudo Tewas Terlindas Truk Gandeng

KABARJOMBANG.COM – Siti Muzayanih (20) warga Tanggungan Rt 6/2 Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, meregang nyawa seketika, setelah dirinya terlindas truk gandeng pengangkut tetes di Jalan Raya Surabaya – Madiun, tepatnya di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang, Senin (14/1/2019).

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, peristiwa tragis yang merenggut nyawa sang gadis ini, terjadi sekitar pukul 16.05 WIB. Sebelumnya, korban yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat bernopol S 5292 ZS melaju dari arah utara menuju selatan.

Beberapa meter dari lokasi kejadian, korban hendak menyalip truk gandeng tangki bernopol AG 8696 PC yang berada di depannya. Meski jalanan menyempit, cewek ini masih saja nekad menyalip dari lajur kiri.

Belum selesai menyalip, korban melaju diatas jalanan berpasir. Alhasil, sepeda motor yang dikendarainya itu oleng, hingga dirinya jatuh tersungkur ke sebelah kanan jalanan beraspal. Nah, saat itulah, tubuh korban kemudian terlindas ban truk yang dikemudikan Mahmud (54) warga Desa Kanigoro, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

“Korban diduga tidak menguasai jalanan yang menyempit, dan nekad menyalip truk yang ada di depannya dari lajur kiri. Belum selesai menyalip, sepeda motor korban oleng akibat jalanan berpasir, hingga jatuh dan tertabrak truk. Korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian,” papar Iptu Sulaiman.

Polisi yang datang di lokasi kejadian, segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke kamar jenazah RSUD Jombang, untuk dilakukan otopsi.

“Sementara sopir truk dan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, kita bawa ke Kantor Satlantas Polres Jombang, guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman. (nas/kj)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Semoga Amal ibadah nya diterima oleh Allah SWT. Dan sebagai pengguna jalan khusus motor hati-hati berkendara disepanjang jalan jabon- ngrandu Jombang karena jalan banyak berlubang. Dan untuk sopir kendaraan 4 hargai pengguna jalan bermotor roda dua. Karena kami punya hak sama dalam berkendara.

Berita Lainnya