Nasional

Wafat di Usia 82 Tahun, Ini Profil Singkat Mustasyar PBNU Nyai Mahfudhoh

JOMBANG, KabarJombang.com- Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Putri Lathifiyah 1 Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, meninggal dunia, Minggu (4/10/2026) pukul 22.25 WIB. Tokoh sepuh perempuan NU tersebut wafat dalam usia 82 tahun.

Kabar wafatnya Nyai Mahfudhoh membawa duka bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, para santri, alumni, dan warga Nahdliyin.

Ketua Umum Yayasan PP Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, membenarkan kabar tersebut. Jenazah Nyai Mahfudhoh dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Tambakberas, Jombang, pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

“Almarhumah dimakamkan di pemakaman keluarga Tambakberas pada Senin (5/10/2026) ba’da asar, sekitar pukul 15.30 WIB. Kami mengajak seluruh umat dan santri menghadiahkan doa terbaik untuk beliau,” ujarnya, Senin (5/10/2026).

Kiprah di Pesantren Hingga PBNU

Semasa hidupnya, Nyai Mahfudhoh dikenal sebagai salah satu tokoh perempuan yang memiliki kiprah panjang dalam pendidikan pesantren. Ia mengasuh Pondok Pesantren Putri Lathifiyah 1 Bahrul Ulum yang berada di lingkungan kompleks PP Bahrul Ulum Tambakberas.

Melalui lembaga tersebut, Nyai Mahfudhoh turut berkontribusi dalam pendidikan keislaman dan pembentukan karakter santri perempuan.

Selain mengabdikan diri di pesantren, Nyai Mahfudhoh juga berkiprah dalam organisasi NU hingga tingkat nasional. Dalam kepengurusan PBNU masa khidmah 2026-2031, ia dipercaya sebagai Mustasyar PBNU.

Sebagai Mustasyar, Nyai Mahfudhoh berada dalam jajaran tokoh yang memberikan pandangan dan nasihat bagi perjalanan organisasi.

Putri Pendiri NU

Nyai Mahfudhoh lahir pada 12 Maret 1944. Ia merupakan putri sulung KH Abdul Wahab Chasbullah dan Nyai Sa’diyah binti Abdul Majid.

KH Abdul Wahab Chasbullah dikenal sebagai salah satu pendiri NU. Latar belakang keluarga tersebut juga lekat dengan tradisi pesantren dan kepemimpinan di Jombang.

Salah satu saudara Nyai Mahfudhoh adalah Hj Mundjidah Wahab, yang pernah menjabat sebagai Bupati Jombang periode 2018-2023.

Dalam kehidupan keluarga, Nyai Mahfudhoh menikah dengan KH Aly Ubaid pada 1962. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putri bernama Ulfah Masfufah atau Ning Ulfah.

Kepergian Nyai Mahfudhoh mengakhiri perjalanan panjang pengabdiannya di dunia pesantren dan NU. Kiprahnya selama puluhan tahun menjadi bagian dari sejarah pendidikan pesantren di Tambakberas yang dikenang keluarga, santri, alumni, dan warga Nahdliyin.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman