Rapat koordinasi Muktamar ke-35 Nahdatul ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. (Istimewa).
JOMBANG, KabarJombang.com- Persiapan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai dipercepat. Organizing Committee (OC) langsung menggerakkan seluruh bidang kepanitiaan.
Demikian ini untuk menyusun program kerja dan memetakan seluruh kebutuhan pelaksanaan muktamar, mulai dari akomodasi peserta, lokasi persidangan, konsumsi, hingga pengamanan.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat kerja perdana di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (16/7/2026) malam.
Ketua OC Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan setiap bidang diminta segera bekerja sesuai tugas masing-masing agar seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, rapat perdana tidak hanya membahas pembagian tugas, tetapi juga menyamakan arah kebijakan penyelenggaraan muktamar.
“Setelah ini masing-masing bidang akan bekerja berdasarkan hasil koordinasi yang telah disepakati. Semua kebutuhan dipetakan sejak awal agar proses persiapan berjalan lebih efektif,” kata Gus Ipul dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, panitia mulai menginventarisasi berbagai kebutuhan utama, meliputi penyediaan tempat menginap peserta, layanan konsumsi, lokasi sidang komisi, hingga penentuan kawasan yang akan digunakan sebagai lokasi pembukaan Muktamar ke-35 NU.
“Seluruh fasilitas tersebut dipersiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan yang diperkirakan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah,” ujarnya.
Selain menyiapkan sarana dan prasarana, panitia juga mematangkan sistem pelayanan peserta. Pengaturan arus kedatangan, distribusi logistik, hingga mekanisme kepulangan akan disusun dalam satu skema terpadu agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan efisien.
Aspek keamanan turut menjadi salah satu fokus persiapan. Panitia berencana melibatkan sekitar 200 hingga 400 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk membantu pengamanan selama muktamar berlangsung.
“Jumlah personel yang disiapkan diperkirakan mencapai 200 hingga 400 orang dan akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis,” ucap Gus Ipul.
Selain rapat tatap muka yang dijadwalkan kembali dalam dua pekan mendatang. Koordinasi antarpanitia akan turut dilakukan secara berkala.
Komunikasi juga akan dilakukan melalui pertemuan daring dan berbagai media komunikasi lainnya agar setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti.
Gus Ipul menegaskan keberhasilan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU memerlukan dukungan seluruh pihak.
Ia berharap sinergi antara panitia, pemerintah daerah, serta seluruh elemen yang terlibat dapat menghadirkan penyelenggaraan muktamar yang aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.
“Sinergi antara panitia, pemerintah daerah, serta seluruh elemen yang terlibat diharapkan mampu menghadirkan pelaksanaan muktamar yang aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta,” pungkasnya.
Rapat kerja perdana tersebut dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Steering Committee (SC), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), serta pengurus Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas selaku tuan rumah.
Pertemuan itu menjadi titik awal konsolidasi panitia untuk menyusun langkah kerja seluruh unsur kepanitiaan dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Leave a Comment