Lapangan Untung Suropati di Desa Tambakrejo yang akan digunakan sebagai lokasi seremoni pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten Jombang berencana membongkar tiga unit rumah dan toko (ruko) yang berada dikawasan Lapangan Untung Suropati di Desa Tambakrejo. Langkah taktis ini diambil untuk memperlebar akses utama menuju lokasi seremoni akbar Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 mendatang.
Penataan kawasan di Desa Tambakrejo tersebut dikebut sejak Senin (27/7/2026) guna menyambut kedatangan sekitar 6 ribu peserta dan tamu undangan. Terlebih lagi, hajatan besar warga Nahdliyin ini direncanakan akan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, mengatakan berbagai persiapan terus dilakukan agar pelaksanaan pembukaan muktamar dapat berjalan lancar sesuai rencana.
”Insyaallah Lapangan Untung Suropati akan menjadi lokasi pembukaan Muktamar ke-35 NU. Berbagai persiapan sudah mulai kami lakukan,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Namun, Agus menjelaskan rencana pembongkaran tiga unit rumah toko (ruko) tersebut masih dalam tahap koordinasi bersama Pemerintah Desa Tambakrejo. Pasalnya, bangunan yang akan dibongkar merupakan aset milik pemerintah desa.
”Masih kami koordinasikan bersama Pemdes Tambakrejo karena aset tersebut milik desa,” ucapnya.
Ia menambahkan, proses pembongkaran nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang. Sementara pembangunan kembali ruko yang terdampak direncanakan melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) pada Perubahan APBD 2026, dengan pelaksanaan teknis dikoordinasikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, memastikan seremoni pembukaan akan dipusatkan di Lapangan Untung Suropati dengan menggunakan tenda roder.
Menurutnya, lokasi tersebut dipilih karena mampu menampung ribuan peserta dan tamu undangan yang akan menghadiri pembukaan.
”Pembukaan akan dilaksanakan di lapangan menggunakan tenda roder. Lokasinya sangat representatif dan diperkirakan mampu menampung sekitar 6.000 orang,” ungkapnya.
Usai seremoni pembukaan, seluruh agenda persidangan Muktamar ke-35 NU akan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Panitia saat ini terus menyelesaikan berbagai sarana dan prasarana pendukung agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai jadwal.
Panitia juga telah berkoordinasi mengenai rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto untuk membuka Muktamar ke-35 NU. Berdasarkan skenario sementara, Presiden dijadwalkan tiba di Jombang menggunakan helikopter dan mendarat di Stadion Merdeka sebelum menuju Lapangan Untung Suropati.
Leave a Comment