Bupati Jombang, Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, beserta jajaran Forkopimda, ketika meninjau langsung penataan venue Pembukaan Muktamar ke 35 NU. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Jelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), penataan venue pembukaan di Lapangan Untung Suropati, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, mulai memasuki tahap pekerjaan fisik. Sejumlah ruko di sekitar lokasi dibongkar, sementara akses menuju pintu utama venue mulai dipaving.
Bupati Jombang Warsubi meninjau langsung proses penataan tersebut, Rabu (19/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan fisik di sekitar venue pembukaan Muktamar ke-35 NU.
Warsubi mengatakan pembongkaran ruko dan pavingisasi akses merupakan bagian dari penataan kawasan venue menjelang pelaksanaan Muktamar.
“Alhamdulillah hari ini baik-baik semua. Terkait pembongkaran ruko-ruko sudah mulai dibongkar dan hari ini mulai ada pavingisasi ke arah masuk ke pintu utama,” ujar Warsubi.
Menurutnya, penataan juga akan dilakukan di sisi utara venue. Sejumlah bangunan di kawasan tersebut akan dibongkar, kemudian akses di area itu dilakukan pemavingan. Penataan akses dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas peserta, tamu undangan, dan masyarakat yang datang ke kawasan venue selama rangkaian Muktamar berlangsung.
Selain penataan akses, panitia lokal bersama Pemerintah Kabupaten Jombang juga menyiapkan fasilitas sanitasi di sejumlah lokasi. Sebanyak 80 bilik toilet disiapkan untuk memenuhi kebutuhan peserta dan tamu. Fasilitas tersebut terdiri atas 40 unit toilet VIP dan 40 mobil toilet portable. Masing-masing mobil toilet portable memiliki dua bilik.
“Di sini sudah disiapkan 40 toilet VIP, terus portable itu ada 40 mobil toilet portable yang ada dua biliknya. Jadi 80 bilik,” ucap Warsubi.
Muktamar ke-35 NU akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dengan sejumlah agenda yang tersebar di beberapa venue, termasuk Lapangan Untung Suropati sebagai lokasi pembukaan.
Warsubi mengatakan penunjukan Jombang sebagai tuan rumah Muktamar menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat.
“Alhamdulillah ini adalah kebanggaan warga Kota Santri, Kabupaten Jombang. Muktamar ke-35 diadakan di Kabupaten Jombang. Ini luar biasa dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh pekerjaan penataan dan fasilitas pendukung dapat diselesaikan sesuai jadwal agar pelaksanaan Muktamar ke-35 NU berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Dalam peninjauan tersebut, Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, jajaran Forkopimda, serta Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq.
Leave a Comment