Nasi Rawon Kates Pincuk, Kuliner Legendaris Jombang

Nampak Umi Nadhifah sedang melayani pembeli nasi rawon kates di warungnya.  (Foto : DianaKN).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kendati saat ini banyak olahan makanan modern, Namun, sejumlah menu makanan legendaris di Jombang hingga kini, masih banyak bertahan. Bahkan diburu pecinta kuliner.

Adalah kuliner  Rawon Kates Pincuk (rawon pepaya muda) di Desa Tambakberas, Jombang.  Menu rawon kates yang cara menikmatinya dengan ditempatkan di pincuk ini tak pernah sepi pembelinya.

Baca Juga

Umi Nadhifah (44)  generasi penerus penjual rawon kates di Tambak Beras ini mengaku warungnya berjualan rawon kates pincuk sejak tahun 1970 lalu. “Sepertinya kalau ngomong rawon kates di Jombang, sekarang ya hanya di sini aja, “tuturnya pada KabarJombang.com  di warungnya, Sabtu (29/8/2020).

Menggunakan pincuk (tempat nasi dari daun pisang) seporsi rawon dengan segala toppingnya dibandrol dengan harga Rp15ribu. Harga yang sangat logis jika didalam sepincuk rawon itu terdapat nasi dengan porsi cukup banyak, diberikan kuah rawon kates dengan tetelan daging di dalamnya.

Tak hanya itu tambahan toping lainnya adalah kecambah,sambal goreng, perkedel, dan seiris daging sebagai penyempurna sepincuk rawon kates.

Warung yang dibukanya mulai pukul  02.00 WIB dinihari sampai pukul 07.00 WIB,  di Jalan KH. Wahab Hasbullah Tambak Beras Jombang (Selatan Gapura Tambakberas Gang 1).

Menurutnya, sengaja mulai buka dinihari karena banyak pelanggan yang dilayani adalah para sopir  truk dan mobil luar kota. Selain itu juga tidak sedikit pejabat yang setelah gowes sengaja mampir untuk mencicipi rawon katesnya.

“Pernah kok, beberapa kali acara di Pendopo Kabupaten dipeseni rawon kates sebanyak 400 pincuk. Selain itu juga ada pecel,Alhamdulillah ada saja rejeki, “ungkapnya.

Disinggung tentang wabah Covid-19, Umi Nadhifah  mengaku penjualan sempat turun 50 prosen pada awal dibatasinya orang berkegiatan.

“Penjualan sempat turun sampai 50 proses diawal pandemi. Ketika itu warung buka hingga diatas jam tujuh pagi. Tapi Alhamdulillah pas puasa Ramadan orang cari buat sahur. Buka jam satu pagi, setengah empat sudah habis, “pungkasnya.

 

 

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait