Minim Peralatan Keamanan, Satu Pekerja Tol Joker Tewas dalam Kecelakaan Kerja

Petugas saat mengidentifikasi jenazah korban yang mengalami kecelakaan kerja pada proyek Tol Jombang - Mojokerto. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Diduga akibat minimnya peralatan kerja, Sukirno (63) pekerja proyek jalan tol Jombang – Mojokerto (JoKer), asal Dusun Ngrangkang Desa Rowobungkul Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Jawa tengah, tewas terjatuh dari pagar over pass di Desa Kedungmelati Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang, Senin (17/4/2017) sore.

Korban tewas dengan mengalami luka pada kepala atas dengan robekan sepanjang 5 cm. Informasi yang berhasil dihimpun, korban terjatuh akibat minimnya keamanan kerja di lapangan. Sebab saat itu, korban bersama-sama rekan kerjanya yang lain.

“Informasinya karena minimnya keamanan kerja. Sehingga, saat korban terjatuh dan langsung meninggal,” terang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kapolsek Kesamben AKP Yudiono mengatakan, saat itu sekitar pukul 16.30 WIB, korban bersama mandor dan pekerja lainnya selesai mengerjakan pagar over pass. Dan saat akan turun untuk membersihkan sisa peralatan sambil melepas jaring pengaman yang berada di bawahnya, korban justru terpeleset dan terjatuh ke bawah.

“Saat itu ada 11 pekerja, yang salah satunya juga anak korban,” terang AKP Yudiono, Selasa (18/4/2017).

Nahasnya saat jatuh, posisi kepala korban berada di bawah, sehingga saat terjatuh kepala korban terbentur tanah yang keras. Akibatnya, kepala dan kaki korban mengalami luka parah dan meninggal di lokasi kejadian.

“Saat itu, teman-teman korban berusaha untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun karena luka parah yang diderita korban, sehingga korban menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi,” pungkas AKP Yudiono.

Sementara itu, saat dikofirmasi terkait adanya kecelakaan kerja di wilayah kerjanya, Humas PT MHI belum merespon adanya pertanyaan yang disampaikan. Hingga berita ini diturunkan pihak PT MHI masih belum memberikan jawaban. (aan/kj)

LEAVE A REPLY