by

Mahasiswa Unmuh Sidoarjo, Ditemukan Tewas di Kamar Kos saat KKN di Jombang

KABARJOMBANG.COM – Ketenangan warga Desa Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, mendadak pecah, setelah tersiar kabar meninggalnya Muhamad Lutfifathul Hudah (23), mahasiswa asal Dusun/Desa Sambiduplang Rt/Rw 03/06, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Sidoarjo, ini meninggal di kamar kos yang berada di Dusun Jarak, desa setampat. Korban ngekos, lantaran sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN), sejak Rabu (16/1/2019) lalu.

Kapolsek Jogoroto, AKP Sumiyanto mengatakan, meninggalnya korban, pertama kali diketahui Febriyan Harsetyi Putranto (21) rekan satu kampus korban, pada Senin (21/1/2019) sekitar puku; 07.30 WIB. Saat itu, Febriyan yang mengetahui korban masih tidur di ranjangnya, berusaha membangunkan korban.

Namun, beberapa kali dibangunkan, korban hanya terdiam. Curiga dengan kondisi badan korban yang kaku dan kedua bola mata terbuka lebar, Febriyan langsung berlari dan melaporkan kondisi rekannya itu kepada perangkat desa setempat.

Mendapat penjelasan dari rekan korban, oleh perangkat desa, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Jogoroto. Tak lama mendapatkan laporan itu, polisi bersama petugas medis tiba di lokasi kejadian. Petugas juga memasang police line guna kepentingan olah TKP.

“Korban meninggal dunia dalam posisi terlentang di tempat tidur kosnya. Korban merupakan mahasiswa Unmuh Sidoarjo yang sedang KKN di Jombang, dan ngekos di rumah tersebut,” kata Kapolsek.

Menurut AKP Sumiyanto, berdasarkan keterangan dari para saksi yang merupakan rekan korban satu kampus, sebelumnya korban kerapkali mengeluh dengan sakit maag yang dialaminya.

“Saat ini, korban sudah kita evakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk divisum, guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. Selain itu, kita juga akan memintai keterangan dari saksi-saksi,” pungkas AKP Sumiyanto. (nas/kj)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya