Kesepian Ditinggal Istri Bekerja di Luar Kota, Petani ini Nekad Gantung Diri

Korban nekad mengakhir hidupnya dengan cara gantung diri. Diduga, korban kesepian karena ditinggal istrinya bekerja di luar kota. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Diduga akibat ditinggal istrinya bekerja di luar kota, Mualim (78) petani asal Dusun Genuk, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Akibat kejadian tersebut, korban meninggal di lokasi kejadian yang berada di kediamannya sendiri.

Saat itu, sekitar pukul 06.00 WIB, Sumaroh (51) keponakan korban mencurigai ada yang aneh di rumah korban. Sebab, korban yang biasanya mendengarkan radio di rumahnya, ternyata tak lagi didengar saksi.

Curiga dengan hal itu, saksi mencoba masuk melihat kedalam rumah korban dan menuju ke dapur. “Saat dilihat itulah, saksi terkaget karena posisi korban sudah menggantung di atap dapur,” terang AKP Untung, Kapolsek Perak, Jumat (19/5/2017).

Takut dengan kondisi tersebut, saksi berteriak dan melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat. Tak lama kemudian warga berbondong-bondong mendatangi . “Setelah itu, kejadian tersebut dilaporkan kepada kami. Mendapatkan laporan tersebut, kami mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP,” sambung AKP Untung.

Dari identifikasi awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di dalam tubuh korban. Meski ditemukan memar pada leher korban, diduga luka tersebut akibat jeratan tali yang digunakan korban mengakhiri hidupnya.

“Dari lokasi, kita mengamankan barang bukti berupa seutas tali tampar plastik sepanjang 92 sentimeter, sepasang sandal merk Lily warna hijau, satu kursi plastik warna biru, dan satu celana warna hitam yang digunakan pelaku saat gantung diri. Diduga, korban kesepian karena ditinggal istrinya bekerja di Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya. (aan/kj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here