Buah delima yang kaya manfaat. (Istimewa).
JOMBANG, FaktualNews.co-Buah delima, dengan bijinya yang merah dan rasa yang manis asam segar, bukan hanya sekadar buah yang lezat. Lebih dari itu, buah ini menyimpan segudang manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Buah delima (Punica granatum) telah lama dikenal karena kandungan nutrisinya yang kaya dan senyawa antioksidan yang kuat.
Buah ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad.
Kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif di dalamnya menawarkan berbagai manfaat, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Kandungan Nutrisi Buah Delima
uah delima sangat bergizi dan mengandung banyak nutrisi penting yang perlu kamu ketahui.
Nah, berikut adalah ringkasan nutrisi dalam satu buah delima:
Biji delima kaya akan serat, yang baik untuk pencernaan karena membantu menjaga kelancaran buang air besar dan mencegah sembelit.
Delima juga mengandung vitamin C, yang berfungsi sebagai antioksidan, penting untuk sistem kekebalan, produksi kolagen, dan metabolisme protein.
Selain itu, delima juga mengandung folat, yang sangat penting bagi ibu hamil untuk membantu pertumbuhan janin.
Delima juga mengandung kalium, yang membantu mengatur tekanan darah dan fungsi sistem saraf.
Berbagai Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan
Buah delima ukuran 282 gram dapat mengandung sejumlah nutrisi penting. Misalnya seperti protein, serat tinggi, mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor hingga kalium.
Menariknya lagi, buah delima juga kaya akan vitamin C dan folat (vitamin B9). Sayangnya, kandungan vitamin C pada buah delima akan hilang dalam bentuk jus.
Jadi, sebaiknya kamu mengonsumsi buah ini secara langsung, untuk mempertahankan nilai gizinya.
Berikut ini adalah beberapa manfaat buah delima:
Konsumsi buah delima secara teratur mengurangi hipertensi dan mengatur tekanan darah sistolik.
Untuk kamu yang mengidap hipertensi, ataupun punya riwayat keluarga dengan gangguan hipertensi, ada baiknya untuk menjadikan buah ini sebagai alternatif diet sehat.
Ekstrak buah delima dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker. Bahkan, memicu apoptosis atau kematian sel pada sel kanker.
Hal ini dapat kamu simak dalam jurnal ilmiah berjudul Pomegranate for Prevention and Treatment of Cancer: An Update di Multidisciplinary Digital Publishing Institute.
Menurut studi tersebut, delima menunjukkan aktivitas antioksidan kuat ketimbang anggur merah dan teh hijau.
Buah dengan biji-biji kecil ini juga kaya akan antosianin, ellagitanin, dan tanin.
Senyawa-senyawa tersebut memiliki sifat antiinflamasi, anti-proliferatif, dan anti-tumorigenik.
Meski begitu, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut terkait khasiat buah delima dengan penyakit kanker.
Peradangan kronis dapat menyebabkan penyakit jantung dan obesitas.
Buah ini dapat menurunkan aktivitas peradangan pada sistem pencernaan, serta pada sel kanker payudara dan kanker usus besar.
Kandungan antioksidan punicalagin dalam buah delima memiliki sifat antiinflamasi yang kuat.
Hal tersebut dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan secara spesifik.
Makanan sehat ini juga bermanfaat untuk kesehatan sendi. Contohnya pada kasus pembengkakan sendi pada pengidap radang sendi. Nah, ekstrak buah ini dapat mengobati radang sendi.
Termasuk juga menghambat enzim penyebab kerusakan sendi. Aktivitas tersebut dapat membantu mengobati osteoarthritis secara efektif.
Jika kamu berisiko terkena penyakit jantung koroner, mencoba mengonsumsi jus buah delima dapat menjadi pilihan yang baik.
Sebab, berdasarkan penelitian, mengonsumsi setidaknya 200 ml jus buah delima setiap hari selama 3 bulan dapat membantu mengurangi gejala iskemia akibat penyempitan pembuluh darah jantung.
Terlebih lagi, asam lemak punicic pada pada buah delima juga membantu melindungi kerusakan jantung.
Terutama berkaitan dengan penumpukan lemak dan kolestrol.
Minyaknya bisa mengurangi kadar trigliserida sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Delima dapat melawan beberapa jenis bakteri berbahaya dan ragi Candida albicans.
Itu sebabnya, konsumsi delima dapat menyehatkan mulut dan gusi, karena perannya dalam memerangi mikroorganisme berbahaya.
Bahkan, delima efektif untuk menangani masalah gingivitis dan denture stomatitis (peradangan mukosa mulut).
Penuaan, genetika, pola makan yang buruk, cedera otak, hingga kurang olahraga dapat menurunkan kinerja neuron.
Ketika itu terjadi, neuron di area otak yang terlibat dalam pembelajaran dan memori, terutama hippocampus menjadi rusak dan mulai mati.
Nah, buah delima memiliki manfaat menurunkan risiko Alzheimer.
Sebab, senyawa punicalagin dalam makanan ini terbukti mengurangi peradangan yang terkait dengan rheumatoid arthritis, parkinson, dan Alzheimer.
Ekstrak delima berpotensi membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.
Selain itu, nutrisi yang terkandung dalam buah ini juga dapat berperan dalam mengatur tingkat oksalat, kalsium, dan fosfat dalam darah.
Secara keseluruhan, ini dapat memberikan dukungan bagi kesehatan saluran kemih.
Satu buah delima dapat menyediakan sekitar 40 persen kebutuhan vitamin C.
Nah, sudah menjadi rahasia umum kalau vitamin C adalah antioksidan kuat yang penting bagi tubuh.
Sebab, nutrisi ini mampu bekerja melawan peradangan seluruh tubuh, mencegah stres oksidatif hingga melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas.
Menariknya lagi, buah ini juga mengandung antioksidan lain yang dapat melindungi tubuh dari infeksi yang berkaitan dengan penyakit ginjal.
Buah ini juga mengandung zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah.
Sehingga, dapat membantu mencegah anemia dan meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh.
Antioksidan dalam buah ini membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, polusi, dan penuaan.
Selain itu, khasiat lainnya adalah membantu mengurangi peradangan pada kulit dan meningkatkan produksi kolagen, sehingga kulit tetap kencang dan elastis.
Nah, itulah beragam manfaat buah delima untuk kesehatan tubuh. Bagaimana, tertarik untuk mengonsumsinya?
Jangan lupa selalu jaga kesehatan kamu dan orang tua dengan mengonsumsi makanan sehat, ya.
Mengingat buah ini kaya akan nutrisi penting, tidak ada salahnya untuk mengonsumsinya sebagai salah satu menu pelengkap.
Tips Memilih dan Menyimpan Buah Delima
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari buah delima, penting untuk memilih buah yang berkualitas baik. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu:
Setelah memilih buah yang baik, simpan dengan benar agar tetap segar lebih lama:
Cara Mengonsumsi Buah Delima
Ada berbagai cara untuk menikmati buah delima:
Para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan setiap hari sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang.
Efek Samping dan Kontraindikasi Buah Delima
Meskipun buah delima umumnya aman dikonsumsi, ada beberapa efek samping dan kontraindikasi yang perlu diperhatikan:
Leave a Comment