Jalani Kursus Menjahit di Mojoagung Jombang, Puluhan Peserta Diwajibkan Patuhi Prokes

Pelaksanaan 3M dalam pembelajaran menjahit di sebuah LKP di Mojoagung, Kabupaten Jombang.
  • Whatsapp

MOJOAGUNG, KabarJombang.com – Meski masa pandemi Covid-19, upaya memperkaya pengetahuan dan skill (kemampuan) setiap individu tak boleh kendor. Agar tak terpapar virus Corona, harus tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Ini seperti dilakukan salah satu Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Pelaksanaan kursus menjahit di LKP ini sudah kembali digelar hingga 3 bulan ke depan. Tapi peserta dan tutornya, wajib menaati Prokes.

Baca Juga

Pantauan di lokasi, sebanyak 54 peserta tampak serius menerima materi dasar menjahit di dalam ruangan. Pesertanya semuanya perempuan. Bedanya, kursi plus tempat menulis di lokasi kursusan ini tertata secara berjarak atau tidak mepet, baik di dalam maupun luar ruangan.

Hanya saja, kalau di luar ruangan, satu meja digunakan untuk dua peserta lantaran mejanya berukuran cukup besar. Selain itu, meja tersebut diatur agar tetap berjarak. Dan lagi, untuk luar ruangan, lebih difungsikan untuk praktik, seperti membuat mal (cetakan), pengukuran, hingga menggunting bahan kain.

“Benar, ini sengaja kita lakukan agar peserta tetap menjaga jarak. Karena ini salah satu Prokes. Selain itu, peserta kursus menjahit ini diharuskan memakai masker. Dan mencuci tangan serta cek suhu tubuh sebelum materi dimulai,” ungkap Saiful Islam (24) pemilik LKP, Minggu (4/10/2020).

Dikatakannya, selama tiga bulan mengikuti kursus, peserta akan menerima pengetahuan dasar menjahit. Pelaksanaannya, mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

“Tapi peserta diharuskan datang satu jam sebelumnya, agar bisa menata tempat dan mengatur masuk peserta,” ujarnya.

Ia pun menyebut, pelaksanaan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), akan terus dilakukan sampai pandemi Covid-19 dinyatakan selesai. Meski pendidikan merupakan hal penting, katanya, kesehatan juga harus tetap diperhatikan.

“Kesehatan tetap nomor satu. Maka dari itu penerapan protokol kesehatan ini tetap kita kedepankan,” pungkasnya.

INSTAGRAM

Berita Terkait