Inilah Kisah Makam Mbah Nganten di Tanggung Kramat Ploso Jombang

Lukman Hidayat saat ditemui di area Makam Mbah Nganten (Foto: Dokumentasi Tim Jombang Bukan Misteri).
  • Whatsapp

PLOSO, KabarJombang.com- Fenomena yang terjadi di sekitar kita terkait kisah leluhur, banyak makna kehidupan yang bisa kita petik. Bahkan layak kita jadikan sebagai cerminan dalam kehidupan.

Seperti yang terjadi di pemakaman Dusun Kramat, Desa Tanggung Kramat, Kecamatan Ploso, Jombang. Di tempat ini terdapat dua makam yang disebut makam Mbah Nganten.

Baca Juga

Pantauan Tim ‘Jombang Bukan Misteri’ KabarJombang.com, makam Mbah Nganten tersebut berada dalam satu komplek pemakaman yang terdapat dua makam sepasang pengantin baru.

Menurut cerita warga setempat Muhani (64), makam Mbah Nganten adalah terdapat kisah sepasang pengantin baru yang tidak mematuhi syarat pernikahan adat Jawa pada masa itu.

“Menurut cerita mbah saya, itu makam sepasang pengantin yang dulu, kalau orang Jawa bilang kan harus dituruti tapi tidak dilaksanakan. Pada saat sebagai pengantin baru dilarang keluar rumah sebelum masa pendak pasar (sepekan) manten selesai, Namun hal itu dilanggar dan akhirnya terjadi musibah keduanya meninggal,”tuturnya pada tim ‘Jombang Bukan Misteri’ KabarJombang.com

Lebih lanjut Muhani mengisahkan, sepasang pengantin baru itu ditemukan meninggal terhanyut di Sungai Brantas yang bersebelahan dengan makam Mbah Nganten sekarang.

“Waktu dilarang tidak boleh keluar sebelum masa pendak pasar  (sepekan) selesai, namun dilanggar Mbah Nganten berdua ini ditemukan sudah meninggal hanyut di Kali Brantas situ,”jelasnya.

Cerita sesepuh di sekitar makam Mbah Nganten juga dibenarkan Lukman Hidayat (40) warga setempat tahu cerita dari kekek neneknya yang mengetahui kejadian pada masa lampau itu.

“Makam ini dulu terpisaah, karena ada pembangunan plengsengan di Brantas makam Mbah Nganten Putra dan Mbah Nganten Putri dijadikan satu,“ungkapnya.

Terkait kemistisan di makam tersebut, lanjut Lukman sangat beragam. Dikatakan Lukman, menurut orang yang terdampak mistis di area makam tersebut.

“Pernah ada orang lewat jembatan dan ada seorang cewek numpang terus minta diturunkan di depan makam sini, dilihat yang bonceng hilang cewek tadi, dan masih banyak lagi kalau hal-hal seperti tu disini.”ujarnya.

Dikatakan Lukman, makam Mbah Nganten jadi jujukan banyak orang berziarah baik dari maupun luar kota Jombang. Diantara peziarah mempercayai bahwa Mbah Nganten ini adalah orang sakti.

“Selain itu, orang desa sini, juga selalu gelar doa bersama dan sedekah desa di area ini, karena juga dipercya bahwa Mbah Nganten sebagai salah satu pembabat alas di desa kami ini,”pungkas Lukman.

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait