Hukum & Kriminal

Gangster Berulah Lagi! Tiga Pemuda di Mojowarno Jombang Jadi Korban Pengeroyokan

MOJOWARNO, KabarJombang.com – Aksi brutal gangster bermotor kembali meresahkan warga Jombang. Kali ini, sekelompok remaja berjumlah puluhan orang menyerang tiga pemuda di depan sebuah bengkel di Dusun Rejosari, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Minggu (17/8/2025) malam. Akibat kejadian itu, ketiga korban mengalami luka-luka di kepala dan tangan.

Dari rekaman CCTV yang didapat Kabar Jombang, terlihat gangster ini awalnya berjalan dari arah barat ke timur.

Tanpa alasan yang jelas, setibanya di lokasi mereka tiba-tiba saja menyerang tiga pemuda yang sedang bersantai di depan sebuah toko tertutup.

Gangster itu menendang korban kemudian bergantian melakukan pengeroyokan. Tak berselang lama, gerombolan pemotor itu kemudian kabur dan melarikan diri.

Kapolsek Mojowarno, AKP Soesilo yang dikonfirmasi Senin (18/8) malam membenarkan adanya aksi pengeroyokan tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.

Tiga korban yang jadi korban serangan ini, adalah DDH dan GAP, remaja asal Desa Karanglo, Mojowarno, serta EW, warga Desa Gondek.

“Ketiga korban masih remaja di bawah umur, posisinya mereka sedang nongkrong-nongkrong di situ memang,” terangnya.

Ia juga menambahkan, dari arah timur tiba-tiba datang rombongan kurang lebih 30 sepeda motor dan langsung menendang korban.

“Salah satu dari mereka langsung menendang korban berinisial DDH hingga mengenai dadanya, lalu disusul pemukulan terhadap korban lain berinisial GAP dan EW,” tambah AKP Soesilo.

Saksi mata bernama KFA yang saat itu bersama korban sempat melarikan diri dengan melompati pagar bengkel.

Sementara, para pelaku melanjutkan aksinya dengan memukuli korban secara bersama-sama sebelum akhirnya melarikan diri ke arah barat menuju Cukir, Kecamatan Diwek.

Aksi pengejaran pun sempat dilakukan warga yang mengetahui kejadian tersebut. Rombongan geng motor itu melaju hingga pertigaan Kertorejo, Kecamatan Ngoro.

“Di lokasi itu, beberapa sepeda motor berpisah arah,” imbuhnya.

Akibat pengeroyokan ini, ketiga korban mengalami luka di kepala dan tangan. “Saat ini, mereka sudah mendapat perawatan. Sedangkan terhadap para terlapor, masih dalam penyelidikan,” jelas Kapolsek.

Sementara menurut saksi mata kronologis atas kejadian pengeroyokan yang terjadi kepada DDH dan GAP, remaja asal Desa Karanglo, Mojowarno, serta EW, warga Desa Gondek. Terjadi ketika mereka sedang nongkrong memainkan permainan game online, kemudian datang rombongan orang tidak dikenal dan langsung memukul mereka.

“Awalnya kami nongkrong Jam 8 malam bermain game online, kemudian saya pamit dulu untuk masuk rumah pada pukul 11 malam. Kemudian teman saya masih diluar nongkrong berdua. Terus ada 2 teman lagi mampir, mereka mau mabar. Bertepatan dibelakang dua teman saya tadi ada konvoi. Pihak konvoi bilang teratai- teratai, kemudian teman-teman saya tidak berkata apapun hanya melambaikan tangan. Akhirnya dua orang teman saya yang baru datang tadi tiba-tiba dikeroyok, dua teman saya lainnya lari ke sawah,” ujar saksi mata.

Kasus pengeroyokan ini tengah ditangani Unit Reskrim Polsek Mojowarno. Polisi masih memburu para pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman