Hukum & Kriminal

Anggota Satlantas Ungkap Dugaan Penggelapan Mobil Lewat Aksi Kejar-kejaran di Jombang

JOMBANG, KabarJombang.com – Upaya anggota Satlantas Polres Jombang menghentikan sebuah mobil Toyota Avanza berpelat nomor mencurigakan di pusat kota Jombang, hingga masuk perkampungan di Desa Jabon pada Jumat (28/11/2025) sore berujung pada terkuaknya kasus dugaan penggelapan kendaraan lintas wilayah. Mobil tersebut terbukti milik warga Surakarta yang hilang sejak pertengahan November.

Kasatlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, mengatakan kecurigaan bermula saat anggota patroli Satlantas menemukan mobil Avanza berwarna silver dengan pelat nomor L 1207 BT melaju tidak wajar di Jalan Basuki Rahmat. Saat petugas mencoba melakukan pemeriksaan, pengemudi justru tancap gas.

“Pengendara menolak berhenti sehingga dilakukan pengejaran. Mobil itu terus melaju hingga masuk ke wilayah Desa Jabon,” ujar Rita, Jumat (5/12/2025).

Kejar-kejaran berlangsung sekitar dua kilometer sebelum mobil akhirnya tersudut di jalan desa dan berhasil diamankan. Saat diperiksa, pengemudi tidak mampu menunjukkan dokumen kendaraan.

Hasil pengecekan nomor rangka dan mesin membuat polisi kian yakin ada kejanggalan. Identitas asli mobil ternyata berbeda total dari pelat yang terpasang. Setelah ditelusuri, unit tersebut terdaftar sebagai milik Mahanani, warga Karanganyar, Jawa Tengah, dengan nomor polisi AD 1593 ZF.

Temuan itu kemudian mengarah pada laporan kehilangan yang beredar di media sosial. Petugas lantas menghubungi pemilik, Supriadi (45) dan istrinya, Kiswati (40), warga Kelurahan Gilingan, Surakarta, untuk memastikan kecocokan data.

“Setelah verifikasi, kami pastikan kendaraan itu benar milik pelapor. Mobil langsung kami serahkan kembali,” kata Rita.

Supriadi, pemilik mobil mengungkapkan mobil tersebut hilang setelah disewa tetangganya, Eva, bersama seorang pria bernama Wahyu dengan alasan hendak liburan ke Yogyakarta. Meski biaya sewa sehari sudah dibayarkan, mobil tak pernah kembali.

“Wahyu minta Eva pulang dulu untuk ganti baju. Saat itu lah dia membawa kabur mobil saya,” ujar Supriadi.

Tak adanya kabar membuat Supriadi mengunggah laporan kehilangan di media sosial. Ia baru mengetahui keberadaan mobilnya setelah mendapat informasi bahwa kendaraan tersebut terjaring razia di Jombang.

Beberapa bagian mobil sudah diubah pelaku, mulai dari pelat nomor yang dipalsukan hingga aksesoris yang dilepas. Namun Supriadi yakin benar unit itu adalah miliknya.

Kasus ini kemudian dialihkan penanganannya ke Satreskrim Polres Jombang, sementara Supriadi telah membuat laporan resmi di Polres Surakarta.

“Saya serahkan proses hukumnya kepada kepolisian. Yang terpenting mobil saya sudah kembali,” ujarnya.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar