Hasil Seleksi Jabatan Perangkat Desa di Jombang Diumumkan Hari Ini, Begini Hasilnya

Ribuan Calon Perangkat Desa di Jombang saat menjalani ujian tes tulis di GOR Jombang, beberapa waktu lalu. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Sebanyak 642 lowongan jabatan perangkat desa yang akan diisi oleh Calon Perangkat Desa (CPD) pada tahun 2017, bakal diumukan pada hari ini, Rabu (26/4/2017). Pengumuman tersebut, dilakukan serentak di 297 desa se-Kabupaten Jombang yang melakukan pengisian perangkat.

Calon perangkat desa yang sebelumnya mencapai 2207, kini hanya akan diambil 642 calon untuk bisa mengisi kekosongan di masing-masing desa. Dari beberapa kekosongan jabatan tersebut, ada tiga jabatan yang bakal diisi, diantaranya Seketaris Desa (Sekdes), Kepala Dusun (Kasun), dan Kepala Seksi (Kasi).

Asisten 1 Bagian Pemerintahan Pemkab Jombang, Purwanto mengatakan, saat ini memang ada pengumuman hasil seleksi pengisian perangkat yang dilakukan di beberapa desa. Dalam metode pengumumannya, diserahkan pada masing – masing tim seleksi desa.

“Bagaimana pengumumannya, itu terserah panitia desa. Yang jelas hari ini memang ada pengumuman penerimaan calon perangkat desa,” terangnya, Rabu (26/4/2017) sore.

Menurutnya, Rabu pagi tadi Tim Seleksi (Timsel) Kabupaten, menyerahkan hasil ujian tulis ke Timsel desa. Setelah itu, Kades menyerahkan hasil wawancara kepada Timsel desa. Kemudian, Timsel desa akan mengumumkan kelulusan nilai tertinggi. Dan selanjutnya, Timsel menyerahkan hasil akhir kepada Kepala Desa.

“Penyerahan hasil tes tulis dari Timsel Kabupaten kepada Timsel Desa disaksikan oleh Kades dan Kasi Pemerintahan di DPMD yang dilakukan pagi tadi. Setelah itu, pada 27 April, Kades mengajukan rekomendasi kepada Camat. Tanggal 28 April, berdasarkan hasil seleksi dan rekomendasi, Camat menetapkan perangkat desa,” ungkapnya.

Setelah itu, pada tanggal 2 Mei, perangkat desa yang terpilih ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Desa. Sementara pada tanggal 3 Mei, perangkat desa yang terpilih akan dilantik serentak oleh Kades di Pendopo Kecamatan masing-masing desa.

Meski pihaknya merupakan bagian dari tim koreksi hasil tes tulis seluruh perangkat desa, namun pihaknya enggan menyebutkan berapa calon perangkat desa yang lolos dalam ujian tes tulis yang dilakukan beberapa waktu lalu.

“Memang koreksi ada di kami. Tetapi, hasil nilai kita serahkan ke Timsel desa. Kami tidak ada kewenangan mengategorikan lulus atau tidak, karena nilai itu kita serahkan ke desa. Dan oleh desa diakumulasikan dengan nilai wawancara yang dilakukan Kepala Desa,” pungkasnya. (aan/kj)

10 COMMENTS

  1. ha.ha.ha. kalau begini sistemnya kenapa waktu koreksi saja berhari-hari apa tidak bisa kerja yang profesional, kelihatannya pemberian nilai dan status kelulusan dilempar-lemparkan tanpa ada yang bertanggung jawab.

  2. Semoga yang jadi perangkat desa amanah, serta membawa angin segar di desa mereka.

    Santai boss 3tahun bengkok dijual balik modal.

  3. kalau hasil akhir ada di tangan kapala desa untuk apa ujian tulis di adakan tingkat kabupaten . ujung ujungnya duiiiit. duit dan duit

  4. coba tranfaran, ini sdah gak jaman tertutup,
    seharusnya nama peserta dan hasil test tulis di perlihatkan, kalo kayak gini kan kita gk tau berapa nilai yg didapat waktu test tulis,
    katanya jombang beriman,
    kalo sistemnya kayak gini trus, mending gak usah ada test tulis, kasian yg sdah belajar,

  5. Aq pingin,jombang bersih dr hal yg brbau korupsi(MONEY POLITIC/kolusi(KKERABATAN,KLUARGA),dri tingkat pemerintahan paling dasar(DESA). Katax jombang kota SANTRI…!
    Harusx rekap dasar nilai dri jombang(asli) dbrithukan pda peserta, pasti lbih lega…..

  6. ujian cuman formalitas doang, ujian sebenernya ya yang berani ngasih mahar tertinggi.. lelang jabatan sudah bukan rahasia kan

  7. Bukan rahasia lagi, jual beli jabatan masih berlaku. Apalagi dengan kondisi yang sistemis. Kasihan yang bljar sungguh2 smpai ijin cuti di tempat krjanya. Tidak ada transparansi tapi yg ada malah gigit jari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here