Elf Bawa Rombongan Asal Lumajang Terguling di Tol Jombang, Sorang Meninggal 

Mobil Elf  yang terguling di ruas Tol  Jombang-Mojokerto.  (Foto: Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Akibat ban belakang pecah, Isuzu Elf bawa rombongan asal Lumajang terguling di Tol (Surabaya – Kertosono) tepatnya di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Senin (23/11/2020) sekitar pukul 13.15 WIB.

Akibatnya, Isuzu Elf nopol N 7026 Y yang dikemudikan Joko (36) warga Desa Tunggul Kulon, Kabupaten Jember terguling. Sebanyak 17 penumpang didalamnya jadi korban. Seorang remaja perempuan meninggal dunia, satu luka berat dan enam orang luka ringan. Sementara yang lain selamat tidak mengalami luka.

Baca Juga

Kanit Laka Lantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman menjelaskan, penyebab kecelakaan tunggal dikarenakan ban belakang pecah, membuat supir oleng dan menabrak pembatas jalan.

“Semula kendaraan Isuzu Elf melaju kencang di jalur cepat Km 676.40 dari arah timur ke utara (Surabaya-Kertosono). Saat sedang melaju kencang, tiba-tiba ban belakang sebelah kanan bocor hingga akhirnya Joko tak mampu mengemudikan kendali,” jelasnya.

Mobil kemudian oleng ke kiri dan menabrak gradil (Pembatas jalan) hingga akhirnya terguling.

Penumpang yang mengalami luka lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang dan Rumah Sakit Islam Al-Aziz Tembelang, Jombang.

Sang sopir, Joko juga dilarikan ke RSUD Jombang karena mengalami luka. Sedangkan satu remaja putri meninggal di lokasi kejadian.

Dari data yang didapatkan, beberapa penumpang diantaranya, Nunuk Darmawati (48) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang tidak mengalami luka.

Firman Nur Affandi (23) laki – laki warga Desa Selok Gondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang tidak mengalami luka.

Silviana Khurota (25) perempuan warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang mengalami luka ringan,

Mukhtar Sanusi (43) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, mengalami luka lecet.

Wahyu Tri Warni (31)  warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang tidak mengalami luka.

Kemudian seorang balita, Salwa Auliya Ma’rifa (5) warga Desa Selok Gondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang tidak mengalami luka.

“Siti Rofiah (39) warga Desa Krajan Kulon,  Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang mengalami patah tulang, dilarikan ke RSI Al Aziz Tembelang Jombang,

Arbaisa (60) perempuan warga Desa Krajan Kulon,  Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang tidak mengalami luka.

Rukadi (68) Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang tidak mengalami luka.

Sholeha (50) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang alami luka ringan,” paparnya.

Lalu, Jumaiah (60) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang alami luka berat.

Endang Susiana (37) perempuan, warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, tidak luka.

Ngudrifah (48) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, tidak luka.

Khoirul (38) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang tidak alami luka.

Mistri (60) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, tidak alami luka.

Enggar Dwi Putra (7) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang cidera otak ringan dilarikan ke RS al-aziz Tembelang, Jombang.

“Serta, Hudar Mawani Nadiatus Sholikhah (21) warga Desa Selok Gondang,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang meninggal di TKP,” bebernya.

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait