Ekonomi

Ibu Rumah Tangga di Jombang Ini Bikin Inovasi Ikan Bandeng Lunak Jadi Bisnis Omzet Jutaan

JOMBANG, KabarJombang.com – Di tangan seorang ibu rumah tangga asal Jombang, ikan bandeng yang selama ini dikenal ribet karena banyak duri, berhasil disulap menjadi kuliner praktis dan menggugah selera. Adalah Maratul Hidayati atau akrab disapa Ida, pemilik usaha Bandeng Presto Kremes Siefa Berkah, yang sejak 2015 terus konsisten menghadirkan inovasi bandeng presto duri lunak, hingga kini dikenal luas di dalam maupun luar negeri bahkan sampai ke Malaysia.

Dari dapur sederhana yang beralamtkan di Dusun Sambong Duran, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, ia menjajakan dagangannya di pasar legi sejak pukul 03.00 WIB pagi. Saat ini ia mampu memproduksi 10 hingga 15 kilogram bandeng setiap hari. Saat ada pesanan besar, produksinya bisa mencapai 30 kilogram per hari.

“Kami produksi setiap hari, jadi bandeng selalu fresh. Tidak pakai stok. Dipresto selama dua jam, itu kunci supaya durinya benar-benar lunak,” jelasnya.

Produk yang ditawarkan oleh Siefa Berkah terbagi menjadi dua varian utama, yaitu,
bandeng presto kremes tidak pedas, dilengkapi sambal homemade terpisah, cocok untuk anak-anak dan orang dewasa. Dan bandeng presto pepes cita rasa pedas dengan bumbu rempah khas.

Keduanya dikemas dengan menarik dan bisa dibeli dalam kondisi siap santap maupun frozen. Bahkan, produk ini mampu bertahan hingga 24 jam di suhu ruang, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh khas Jombang.

“Best seller kami varian kremes karena lebih netral rasanya dan semua orang suka. Harganya juga terjangkau, mulai Rp6.000 per ekor. Bisa request ukuran juga,” tambahnya.

Pemasaran produk ini kini tak lagi bergantung pada penjualan langsung. Ida memanfaatkan TikTok (@prestokremesjombang) dan Instagram (@berkahprestoandcatering) untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas. Strategi digital ini terbukti ampuh. Banyak pelanggan dari luar daerah seperti Surabaya, Malang, Jakarta, bahkan Malaysia, rutin memesan untuk konsumsi pribadi maupun acara besar.

“Ada pelanggan dari Malaysia yang awalnya mudik ke Jombang, terus suka sama bandeng kami, akhirnya pesan lagi dari sana,” ujar Ida.
Selain itu, Siefa Berkah juga sering menerima pesanan besar untuk acara hajatan hingga ratusan pack, termasuk untuk pondok pesantren dan katering.

Nama ‘Siefa Berkah’ sendiri diambil dari nama keluarga dan doa agar usaha ini membawa keberkahan. Ida berharap ke depan usahanya bisa berkembang lebih besar dan membuka banyak lapangan kerja baru.

Meski belum membuka cabang, Siefa Berkah kini sudah memiliki beberapa reseller dan masih membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin ikut memasarkan produk ini.

Ida percaya bahwa usaha yang dijalankan dengan hati, kualitas, dan konsistensi akan membawa hasil. “Kalau ada ibu rumah tangga yang ingin mulai usaha, mulailah dari apa yang disuka. Coba aja dulu, tekuni. Jangan takut gagal,” pesannya.

Menurutnya, kunci utama dalam menjaga kepercayaan pelanggan adalah konsistensi rasa, kebersihan, dan pelayanan yang ramah. “Kalau enak dan bersih, pelanggan pasti balik lagi,” pungkasnya.

 

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar