Diduga Proyek Siluman, Sudah Ambrol

Titik proyek tembok penahan jalan yang sudah ambrol, meski baru selesai dikerjakan.
  • Whatsapp

KABAR JOMBANG – Belum lama selesai dikerjakan, pekerjaan tembok penahan jalan di Dusun Cakul Kidul, Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, sudah rusak di beberapa titik. Diduga, proyek ini dikerjakan asal-asalan.

Selain itu, proyek yang berada di timur balai desa setempat itu, tidak dipasangi papan nama proyek sebagai informasi kepada masyarakat, agar turut mengawasi. Padahal, papan nama juga menjadi spesikasi teknis (spektek) yang harus dilaksanakan rekanan. Fungsinya, menginformasikan besaran volume pekerjaan, waktu, sumber biaya, dan nama rekanan.

“Belum lama dikerjakan, sekitar 4 bulan lalu, kini sudah rusak. Banyak batu yang jatuh dari pasangannya,” ujar seorang warga sambil menunjukkan titik proyek yang ambrol.

Dia juga mengaku kesulitan untuk mengawasinya beserta warga lain, karena tidak ada papan keterangan proyek di lokasi. “Kalau proyek ini tidak jelas, kan proyek siluman namanya. Makanya kami sulit mengawasinya,” paparnya.

Dia menuding, pekerjaan proyek sekitar sepanjang 100 meter tersebut diduga hanya mencari untung saja. Betapa tidak, tampak pencampuran PC (pasir semen) pada titik yang ambrol itu tidak standar alias kurang semen. “Bagaimana tidak mudah ambrol, campuran PC nya seolah tidak ada semennya,” lanjutnya sambil menggenggam pasir itu.

Sementara, Kepala Desa Sukomulyo, Abdul Qodir saat dikonfirmasi sedang tidak ada di tempat. “Sedang memenuhi undangan hajatan,” kata salah satu Kepala Dusun (Kasun), Selasa (28/7/2015).

Ditanya soal proyek itu, Kasun tersebut menjelaskan, jika pekerjaan itu masih dalam satu pekerjaan dengan proyek tembok penahan jalan di sebelah utara lokasi proyek siluman, berjarak sekitar 500 meter. “Proyek itu dari PU Bina Marga Jombang, masih menjadi satu dengan proyek yang utara,” jelasnya.

Diketahui di lokasi, jika proyek yang dimaksud Kasun tersebut merupakan proyek yang dikerjakan pada Mei 2014. “Masa’ ada satu paket proyek yang dikerjakan dengan berbeda lokasi, dan jaraknya juga jauh,” katanya.

Penulis : Arief Anas

  • Whatsapp
[wbcr_php_snippet id="kabarjombang"]

Berita Terkait