Diduga Himpitan Ekonomi, Penjual Tikar Nekad Gantung Diri

Tubuh korban yang tergantung di atap kamar saat hendak dievakuasi petugas, Selasa (9/5/2017). (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Sungguh nekad apa yang dilakukan Mukhlisin (27) warga Sidorejo Kabupaten Salatiga Jawa Tengah ini. Betapa tidak, diduga karena himpitan ekonomi, dirinya nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (9/5/2017).

Tubuh korban diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, Hendra Susanto yang tidak lain teman korban, hendak menuju kamar kos milik korban yang berada di Jalan Gatot Subroto Desa Mojongapit Kecamatan/Kabupaten Jombang. Saat masuk ke kamar kos korban, Hendra (saksi) dikejutkan dengan kondisi tubuh korban yang sudah dalam posisi tergantung di kayu atap kamar kos.

Kaget dengan hal itu, saksi berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Warga yang mendengar jeritan saksi, berlarian menuju lokasi kejadian. Tak lama berselang, petugas yang mendapatkan laporan, juga mendatangi lokasi.

“Saat kita evakuasi, tubuh korban sudah dalam posisi tergantung di atap kamar dengan tali tampar plastik warna biru dengan panjang sekitar 6 meter,” terang Kapolsek Jombang, AKP Mujiono.

Dari hasil identifikasi, petugas tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban mengakhiri hidupnya akibat himpitan ekonomi yang dialami korban.

“Korban diperkirakan gantung diri pada Senin (8/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Dan saat ini kita masih menghubungi keluarga korban yang berada di Boyolali,” pungkas Mujiono. (aan/kj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here