Dibuka Lagi, Relawan Kampoeng Pendidikan Mojoduwur Jombang Tambah Sudut Baca

Relawan Kampoeng Pendidikan Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang, sedang mengubah tampilan pos kamling lebih ramah anak.
  • Whatsapp

MOJOWARNO, KabarJombang.com – Sejak resmi beraktivitas pada 23 April 2019 lalu, Kampoeng Pendidikan Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, makin diminati, terutama anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Agar mampu menampung tempat baca, sejumlah relawan literasi yang beranggotakan pemuda desa setempat ini, menambah sudut baca dengan memanfaatkan pos kamling yang ada. Untuk memiliki daya tarik dan membuat amak-anak kerasan, pos kamling tersebut didesain sedemikian rupa dan dicat ragam warna.

Baca Juga

M Nasihudin (25) penggagas Kampoeng Pendidikan ini membenarkan penambahan sudut baca. Dan kini, sudah ada 4 tempat baca yang didesainnya. Sudut baca tersebut, diperuntukkan bagi anak-anak yang tinggal di RT 03 RW 01 Desa Mojoduwur.

“Ini kita tidak merubah fungsi pos kamling, tapi kita menambah fungsinya. Anak-anak bisa belajar, membaca, dan bermain disini,” ucap Didin, sapaan akrabnya, Minggu (23/8/2020)

Penambahan fungsi tersebut, kata Didin, pos kamling yang ada di Desa Mojoduwur kini tak hanya sebagai pusat pantauan keamanan lingkungan. Namun juga untuk kegiatan literasi.

“Jika pagi bisa digunakan anak anak belajar. Nanti malam bisa digunakan untuk pos keamanan. Jadi kan nilai fungsinya bertambah,” lanjut Didin.

Ditambahnya sudut baca ke-4 yang digagas bersama anggota relawannya ini, tidak lain untuk memberikan edukasi pada anak, supaya waktunya tidak dihabiskan untuk gawai. Tetapi menyelaraskan pembelajaran dan juga permainan.

Menurutnya, pos kamling yang bertambah fungsi tersebut, juga akan digunakan kegiatan rutin tiap hari Minggu, yakni belajar bersama, baik tentang mata pelajaran, buku cerita, atau dongeng maupun novel.

Didin juga mengaku sempat kebingungan saat pandemi Covid-19 mulai mewabah, karena pelarangan adanya kerumunan. Praktis, sepanjang itu kegiatan Kampoeng Pendidikan ini terhenti. Dan sekitar dua minggu terakhir, aktivitas literasinya dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan, hingga menambah satu sudut baca.

Sementara Sinta (20), salah satu relawan kampoeng pendidikan berharap, semakin banyak pos kamling yang difungsikan sebagai sudut baca. Agar masyarakat Desa Mojoduwur dapat merasakan manfaatnya secara merata.

“Relawan di sini pemudanya cukup banyak. Saya berharap kampoeng pendidikan ini semakin maju. Dan semakin banyak pula donatur yang memberikan buku,” pungkasnya.

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait