Demi Bertemu Orang Tua, Pria ini Mudik Jombang – Yogyakarta dengan Sepeda Ontel

Kardiyono, pria asal Jombang yang mudik menggunakan sepeda ontel menuju Yogyakarta. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Demi bertemu orang tuanya di kampung halaman, Kardiyono (38) pria asal Jl Nanas Blok O No 16 Perum Jombang Permai Kecamatan/Kabupaten Jombang ini, memilih mudik dengan sepeda ontel. Pilihannya untuk menunggangi sepeda ontel, merupakan salah satu caranya untuk meluapkan rasa cintanya kepada transportasi ramah lingkungan dan orang tuanya.

Tak ayal, aksi mancal pedal yang menempuh jarak 259 kilometer dan dimulai pukul 14.00 WIB itu, mendapatkan respon dari rekan-rekannya di komunitas sepeda ontel yang mereka sebut FED JOMBERS, dengan diantar delapan orang komunitas pesepeda FedJombers hingga batas kota Jombang di Simpang Mengkreng.

Setibanya di perbatasan Jombang – Nganjuk, pria yang aktif di komunitas sepeda ini, telah ditunggu komunitas Kobers (Kertosono Bersepeda), anggota pesepeda dari Kabupaten Nganjuk Kecamatan Kertosono yang akan bersama mengayuh pedal hingga Caruban, Kabupaten Madiun.

Dengan pesan bahasa Jawa yang ditulis selembar kertas dan menempel di belakang sepedanya, dirinya seakan menebar pesan semangat kepada masyarakat lain untuk bisa menemui orang tuanya di kampung. Dalam pesannya, ia menuliskan,”Sak Adoh-adohe lunga, tetep eling wong tuwo. Wong tuwo ora butuh bondo. Tapi butuh anake teko. (Jawa: Sejauh-jauhnya pergi, tetap ingat orang tua. Orang tua tidak butuh harta. Tapi butuh anaknya datang)”.

Menurutnya, tulisan itu merupakan pesan tersendiri bagi masyarakat yang akan mudik. Selain itu, cara mudik dengan menggunakan tranportasi ramah lingkungan saat ini sudah menjadi tren di kota-kota besar.

“Cara pulkam dengan bersepeda ini telah menjadi trend di kota besar. Sebagai bukti kecintaan terhadap moda transportasi ramah lingkungan,” tutur Om Yon, sapaan akrab Kardiyono, Jum’at (23/6/2017).

Setibanya di Kecamatan Caruban, Kabupaten Madiun, Om Yon akan dijemput oleh komunitas Bike Work Indonesia (BWI) untuk dilanjutkan bersepeda bersama hingga menuju di Yogyakarta. Namun dirinya belum bisa memastikan berapa waktu yang akan ditempuh untuk sampai di kampung halamannya yang berada di Yogyakarta.

“Belum tahu pastinya kapan akan sampai di Yogya. Yang jelas, setelah sampai sana saya akan berhenti untuk bertemu dengan teman-teman komunitas sepeda yang ada disana,” pungkasnya. (aan/kj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here