Berukuran Jumbo, Bakso Sunsum di Plosogenuk Harganya Terjangkau

Seporsi bakso sunsum milik Kuniati di Desa Ploso Genuk, Kecamatan Perak, Jombang. (Foto : DianaKN) 
  • Whatsapp

PERAK,KabarJombang.com-  Kuliner bakso, tentunya banyak sekali ditemukan di Kabupaten Jombang. Namun berbeda dengan bakso sunsum di Dusun Ngaren, Desa Ploso Genuk, Kecamatan Perak ini. Selain baksonya berukuran jumbo, juga harganya terjangkau.

Bakso sunsum Kutiani (33) sudah berjalan sejak setahun lalu. Ketika itu berawal dari idenya memberikan sunsum gratis pada pembelinya.

Baca Juga

“Awalnya dulu ceritanya kan saya bikin kuah baksonya dengan ada tulang sunsumnya. Saya kasih ke pembeli bagi yang mau. Lama-lama banyak yang minat dan akhirnya saya terpikirkan untuk membuat bakso sunsum,’ujar Kutiani yang sudah 13 tahun bergelut di kuliner bakso ini pada KabarJombang.com Minggu (27/9/2020).

Bakso sunsum yang dijualnya terbilang sangat murah. Melihat ukuran bakso yang ditempelkan pada tulang sunsum seukuran bocah, dengan tinggi sekira 50 cm.

Dengan ditambahi tetelan daging dan pentol kecil hanya dihargai 25 ribu saja. Tentunya, isian sunsum di dalam tulangnya bisa dinikmati dengan disedot.

“Iya dijual segitu saja yang penting laku, ambil untung dikit-dikit saja letaknya juga di tengah desa gini, disyukuri saja.”ungkapnya.

Tak heran karena melihat ukuran bakso sunsum sebesar itu harus menggunakan mangkok bakso tidak seperti biasanya. Melainkan menggunakan mangkok sayur untuk wadah yang muat dengan ukuran baksonya.

Nampak dari ukurannya bakso sunsum ini bisa dimakan dua hingga tiga orang.

Karena terbatasnya tulang sunsum yang dia dapat, maka setiap hari hanya menyiapkan paling banyak 30 porsi bakso sunsum.

“Susah cari tulang sunsum nya harus ke pasar Jombang sama Perak, jadi ya adanya cuma segitu. Mungkin siasatnya dengan sediakan bakso lain seperti bakso lava, tetelan, dan biasa,”terangnya.

Warung bakso yang biasa dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB, omsetnya Rp 4 juta perhari.  Namun  karena covid-19, penjualannya agak turun.

“Sebenarnya juga tidak ngaruh banget untuk penjualan masa covid ini. Ada penurunan cuma tak papa disyukuri sajalah yang penting tiap hari jualan saja dan rejeki pasti ngikut saja,”katanya.

Pembeli bakso sunsum Kutiani, tidak hanya diminati warga Jombang saja. Namun dinikmati dari beberapa daerah yang sudah merasakan bakso yang dibuatnya itu.

“Alhamdulillah peminatnya tidak Jombang aja, ada biasanya dari Mojokerto, Sidoarjo, Krian, Kediri kadang ada saja yang kesini,”pungkasnya.

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait