Atasi Keputihan, Konsumsi Yogurt dan Bawang Putih

dr Adi Nugroho SpOG saat Talkshow di Radio Kartika FM, Jombang, Jum'at (06/11/2015)
  • Whatsapp

JOMBANG, (kabarjombang.com) – Kebanyakan perempuan menganggap keputihan (fluor albus) merupakan hal sepele. Padahal, jika keputihan dibiarkan dan tidak segera ditangai, bisa berakibat fatal. Yakni bisa mengganggu kesuburan, hamil di luar kandungan (ektopik), dan kemandulan.

Keputihan juga menjadi gejala awal kanker serviks. Penyakit ini tergolong berbahaya jika tidak ditangani dengan baik, karena bisa berujung pada kematian.

Hal ini diungkapkan dr Adi Nugroho SpOG, dokter spesialis kandungan RS dr Moedjito Dwijosiswojo, Kabupaten Jombang, saat acara Talkshow di Radio Kartika FM, Jum’at (6/11/2015) petang.

Menurut dr Adi, ada dua jenis keputihan yakni keputihan normal (fisiologis), biasanya muncul saat menjelang atau sesudah menstruasi. Cirinya biasanya tidak gatal, tidak bau, volumenya sedikit, encer, dan agak bening.

Sementara keputihan abnormal (patologis), keputihan jenis ini termasuk penyakit karena disebabkan infeksi. Keputihan ini timbul akibat adanya baktei, virus dan jamur. “Cirinya, cairan bersifat kental dan ada perubahan warna, keluarnya banyak, menyebabkan gatal-gatal, dan baunya tak sedap,” terangnya.

Kebersihan daerah kewanitan harus dijaga dengan baik untuk mencegah munculnya keputihan. Hendaknya, menghindari memakai celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat. Membersihkan organ kewanitaan dengan air matang bersih. “Cara ini lebih bagus ketimbang membersihkan dengan sabun atau produk pembersih kemaluan,” saran dr Adi.

“Saat mengalami keputihan, bisa mengkonsumsi yogurt, dan bawang putih. Makanan ini cukup cepat mengatasi atau menyembuhkan keputihan. Bawang putih yang dicampur dengan makanan. Masa’ bawang putih dimakan begitu saja,” lanjut dr Adi sembari tertawa. (rief)

  • Whatsapp
[wbcr_php_snippet id="kabarjombang"]

Berita Terkait