‘Andum Apokat’ Sambirejo Wonosalam Diwarnai Ricuh Saat Organ Tunggal Digeber

Suasana acara Andum Apokat di lapangan Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang
  • Whatsapp

WONOSALAM, KabarJombang.com – Kegiatan ‘Andum Apokat 2020’ Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, di lapangan desa setempat, Minggu (15/3/2020), sempat terjadi insiden ricuh antar pengunjung.

Kericuhan terjadi diduga akibat senggolan antar pengunjung saat bergoyang menikmati musik dangdut yang disajikan organ tunggal di panggung hiburan. Hiburan musik dangdut, mulai digeber setelah prosesi bagi-bagi 2020 kilogram buah alpukat rampung.

Baca Juga

“Iya, sempat terjadi kericuhan antar penonton dangdut. Tapi tidak berlangsung lama. Dan sudah diamankan petugas dari kepolisian,” kata Iwan, salah satu pengunjung Andum Apokat saat berada di lokasi.

Dia mengaku tidak tahu identitas pria yang diduga pemicu keonaran, dan berhasil diamankan polisi tersebut. Dia hanya menceritakan, jika kericuhan terjadi setelah biduan baru saja melantunkan lagu ketiga.

“Tadi, saat lagu kedua selesai, masih aman. Tapi baru saja lagu ketiga dinyanyikan, mendadak ada keributan,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, acara “Andum Apokat 2020” di lapangan Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang tersebut, dibuka langsung Wakil Bupati Jombang, Sumrambah bersama Forkopimda Jombang.

Dibukanya acara ini oleh Wabup Sumrambah, begitu kontras dengan Surat Edaran Bupati Jombang yang meniadakan Car Free Day mulai Minggu (15/3/2020) hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Peniadaan CFD, sebagai langkah antisipasi penyebaran resiko penularan Virus Corona atau Covid-19.

Selain bagi-bagi 2020 kilogram buah alpukat, kegiatan ini dimeriahkan organ tunggal dan kirab 13 tumpeng yang diiringi 4 grup kuda lumping asli Wonosalam, menuju lapangan desa Sambirejo dengan jarak sekitar 1,4 kilometer.

Tumpeng tersebut berisi bermacam isi, mulai dari buah alpukat, kelapa, salak, rambutan, susu kambing, susu tawar produksi desa setempat.

“Acara andum apokat di Desa Sambirejo ini digelar, agar bisa dikenal masyarakat luas. Paling banyak, alpukat tersebut berada di Dusun Sumberarum. Selain itu, di Sambirejo ini juga dikenal kopi organik,” kata Stevanus, Ketua Panitia Andum Apokat 2020 di lokasi acara.

INSTAGRAM

Berita Terkait