by

4 Jam Identifikasi, Labfor Polda Jatim Bawa Sampel dari Gedung Undar yang Terbakar

KABARJOMBANG.COM – Polres Jombang bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, melakukan olah TKP dan identifikasi di puing-puing kebakaran gedung berlantai tiga kampus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, yang terbakar pada Senin (3/12/2018) petang.

Selasa (4/12/2018), sekitar pukul 11.00 WIB, tim labfor tiba di kampus yang terletak di Jalan KH Abdurrahman Wahid. Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan pihak yayasan. Kemudian, tim memasuki gedung Advance Lecturing yang terbakar di lantai 2 dan 3.

Tampak, petugas mengabadikan gambar sisa-sisa kebakaran. Petugas juga mengamati setiap detil ruangan yang terbakar tersebut. Sekitar 4 jam berlalu, tim labfor tampak membawa sejumlah sampel barang diataranya arang abu, kabel, serta trafo, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setyono mengatakan, identifikasi dilakukan guna mengetahui penyebab kebakaran. Meski begitu, pihaknya belum berani memberi keterangan terkait hal ini.

Sementara Kasubdit Fiskom Labfor Polda Jatim, AKBP Joko Siswanto mengatakan, hasil dari identifikasi di lokasi kejadian, pihaknya mengamankan sejumlah barang untuk dilakukan penyelidikan. Seperti kabel dan trafo listrik, untuk dibawa ke Polda Jatim.

Menurutnya, penyelidikan tersebut perlu dilakukan guna mengetahui penyebab kebakaran, dan dari titik mana pertama kali api muncul. Namun, lanjutnya, hal itu tidak bisa disimpulkan pada hari itu juga.

“Barang bukti yang kita bawa untuk dilakukan penyelidikan di kantor. Hasilnya, sekitar satu minggu lagi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda kampus Undar, Jombang, Senin (3/12/2018) sekitar pukul 17.55 WIB. Api berkobar di gedung tiga lantai bernama Advance Lecturing. Lantai pertama digunakan sebagai kantor Rektor dan Ketua Yayasan. Sedangkan yang terbakar, tampak di lantai dua dan tiga yang merupakan ruang kuliah untuk mahasiswa FKIP dan Fisipol.

Beruntung, Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, saat kebakaran terjadi, tidak ada aktivitas perkuliahan di kampus tertua di Kota Santri ini. (nas/kj)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya